Sulbar Dapat 40 Juta Bibit Kakao dari Kementan, Bisa untuk 40 Ribu Hektar 

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengungkapkan bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk sektor kakao difokuskan pada pengadaan bibit dalam jumlah besar guna mendorong peremajaan tanaman.

Ia menyebut, secara keseluruhan alokasi awal mencapai hampir 40 juta bibit atau setara dengan 40 ribu hektare lahan. Program ini ditujukan untuk meremajakan kebun kakao milik petani di Sulbar agar lebih produktif dalam beberapa tahun ke depan.

“Untuk cokelat (kakao) saja pengadaan bibit saja itu awalnya hampir 40 juta bibit atau 40 ribu hektare, jadi kita ingin remajakan semua kita punya,” kata SDK, saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (23/4/2026). 

Namun, khusus di Kabupaten Mamuju, penyerapan bantuan belum optimal. Dari alokasi sekitar 23 juta bibit, pemerintah daerah hanya mampu mengajukan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) sekitar 18 juta bibit. Artinya, sekitar 5 juta bibit tidak dapat disalurkan dan harus dikembalikan.

“Terakhir untuk Kabupaten Mamuju itu 23 juta bibit ternyata pemerintah Kabupaten Mamuju hanya mampu mengajukan CPCL kurang lebih 18 juta artinya kembali itu anggaran sekitar 5 juta,” jelasnya. 

SDK menjelaskan, kondisi tersebut bukan karena minimnya calon penerima, melainkan terbentur aturan. Sejumlah lahan yang diajukan masuk dalam kawasan hutan, sehingga tidak memenuhi syarat program.

“Bukan berarti CPCL tidak ada, tapi karena aturan tidak membolehkan lahan dalam kawasan hutan dimasukkan,” ujarnya.

Meski demikian, ia tetap optimistis program peremajaan kakao ini akan berdampak positif. Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, kualitas dan produksi kakao di Sulbar diproyeksikan akan semakin meningkat. (ajs)

No More Posts Available.

No more pages to load.