Mamasa, Mesakada.com – Seorang pemuda bernama Imanuel (23), warga Dusun Buntu, Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik saat memperbaiki instalasi listrik di rumahnya, Selasa (7/7/2026).
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 16.00 Wita setelah Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa, Bripka Andi Itung, menerima laporan dari warga.
Berdasarkan keterangan saksi, Serlina (51) dan Rahel (45), korban mulai memperbaiki instalasi listrik di dalam kamarnya sekitar pukul 13.00 Wita. Sekitar pukul 15.30 Wita, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi kaku dengan tangan masih menggenggam colokan listrik yang terbuka tanpa penutup.
Warga kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Banua Mamasa. Namun, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Hasil pemeriksaan juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mengamankan lokasi kejadian dan meminta pihak PLN melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik di rumah korban.
Hasil investigasi teknis PLN menemukan adanya kesalahan penyambungan kabel yang memicu korsleting. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya arus balik (backfeed), sehingga meski MCB (Miniature Circuit Breaker) pada meteran dimatikan, sebagian instalasi masih tetap dialiri listrik dan berpotensi membahayakan.
Kapolsek Mamasa, IPTU Ana Yudhi Hayato, mengatakan situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif. Pihak keluarga juga telah menerima musibah tersebut dengan ikhlas.
“Kehadiran personel di lokasi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, mengamankan tempat kejadian perkara, serta memastikan proses evakuasi dan penyelidikan awal berjalan sesuai prosedur,” ujar IPTU Ana Yudhi Hayato.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perbaikan instalasi listrik secara mandiri apabila tidak memiliki kompetensi, serta memastikan aliran listrik benar-benar terputus sebelum melakukan pekerjaan pada instalasi guna mencegah kecelakaan serupa.
Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih kuat dari sisi human interest atau lebih menonjolkan temuan PLN soal arus balik (backfeed) sebagai fokus utama berita. (*)







