Mamuju, Mesakada.com — Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Junda Maulana mengaku, menemukan sejumlah PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar nyambi pekerjaan lain untuk mencari tambahan penghasilan.
Hal tersebut ia temukan ketika melakukan pengawasan kebijakan Work From Home (WFH) bagi PPPK Paruh Waktu. Junda rutin mengecek keberadaan PPPK PW saat menjalani masa WFH dengan melakukan Video Call (VC).
Salah satu yang Junda temukan adalah terdapat PPPK Paruh Waktu yang memanfaatkan waktu luang dengan menjadi sopir Grab.
“Ada yang tambah-tambah penghasilan, bahkan ada yang jadi sopir Grab. Kita maklumi dalam kondisi seperti ini, yang penting tetap produktif dan tidak mengganggu tugas utama,” kata Junda, Selasa (5/5/2026).
Junda pun mengapresiasi jika ada PPPK PW tetap produktif meski sedang menjalankan WFH. Selama tugas pokok tetap dijalankan dengan baik, kata dia, aktivitas tambahan di luar pekerjaan sebagai PPPK Paruh Waktu masih dapat ditoleransi.
Junda juga mengungkapkan sejauh ini belum ada laporan penyalahgunaan kebijakan WFH. Mayoritas PPPK Paruh Waktu tetap menjalankan aktivitas produktif.
Sejauh ini, Junda mengaku belum memutuskan apakah kebijakan WFH akan diperpanjang atau tidak. Evaluasi akan dilakukan untuk menilai efektivitas pelaksanaannya. (ajs)






