Mamasa, Mesakada.com – Polsek Mambi tengah menyelidiki dugaan tindak pidana pengerusakan sebuah rumah milik warga di Jalan Poros Mamasa-Mamuju, Desa Tapalinna, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Jumat (17/7/2026). Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti untuk mengungkap pelaku serta memastikan motif di balik aksi tersebut.
Kapolsek Mambi, IPDA Riswandi mengatakan personel Polsek Mambi mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 19.30 WITA setelah menerima laporan dari pemilik rumah. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan sekaligus mengamankan lokasi guna kepentingan penyelidikan.
Korban diketahui bernama Kaharuddin (50), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdomisili di Tatoa, Kelurahan Mamasa. Berdasarkan keterangannya kepada polisi, peristiwa itu baru diketahui saat dirinya pulang dari melayat di Desa Bujung Manurung sekitar pukul 17.00 WITA.
Setibanya di rumah yang berada di Desa Tapalinna, korban mendapati kaca salah satu jendela dalam keadaan pecah. Karena rumah tersebut sedang tidak berpenghuni, Kaharuddin langsung menghubungi anggota piket Polsek Mambi sekitar pukul 19.10 WITA untuk melaporkan kejadian tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan awal, kaca jendela diduga pecah akibat benturan benda keras,” ujar Ipda Riswandi.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan meminta keterangan dari korban. Hingga kini belum ditemukan adanya barang berharga yang dilaporkan hilang dari dalam rumah. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan apakah pelaku hanya melakukan pengerusakan atau sempat berupaya masuk ke dalam rumah.
Dalam penyelidikan sementara, polisi mendalami beberapa kemungkinan motif yang melatarbelakangi aksi tersebut. Pertama, pelaku diduga melakukan pengerusakan dalam pengaruh minuman beralkohol. Kedua, ada dugaan pelaku bermaksud melakukan pencurian, namun gagal karena jendela rumah telah dipasangi teralis besi sehingga tidak dapat masuk ke dalam rumah.
Selain itu, penyidik juga tidak menutup kemungkinan adanya motif dendam pribadi terhadap korban. Seluruh kemungkinan tersebut masih didalami melalui pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, serta penelusuran informasi di sekitar lokasi kejadian.
Korban mengaku keberatan atas kejadian tersebut dan berharap pelaku segera diungkap. Ia juga khawatir peristiwa serupa kembali terjadi mengingat rumah tersebut kerap kosong karena dirinya bekerja dan lebih banyak tinggal di pusat Kota Mamasa.
Kapolsek Mambi menegaskan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil diidentifikasi. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap rumah yang ditinggalkan kosong, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut. (*)







