Mamuju, Mesakada.com — Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar. Pertemuan tersebut tak hanya membahas perencanaan kerja pemerintah daerah, tetapi juga membahas isu krusial, terutama terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Ya hari ini kita menyusun perencanaan kita. Yang pertama kita kembali membangkitkan semangat untuk kerja keras,” kata SDK, Rabu (26/3/2026).
Namun, salah satu poin yang mendapat perhatian khusus adalah dinamika PPPK di Sulbar yang belakangan menjadi sorotan. Selain PPPK, Gubernur juga menyinggung persoalan jabatan struktural eselon III serta isu-isu lain yang berkembang di daerah.
“Yang keempat kita tanggap isu-isu, baik itu PPPK, baik itu eselon 3, maupun isu-isu lain yang berkembang di Sulbar,” kata SDK.
Selain isu internal tersebut, Pemprov Sulbar juga membahas tantangan eksternal yang berdampak langsung pada daerah. Mulai dari isu nasional hingga global, termasuk penurunan pendapatan negara dan potensi inflasi.
“Yang kedua kita menganalisis isu-isu nasional termasuk isu global termasuk juga penurunan terhadap pendapatan negara dan tentunya juga inflasi,” jelasnya.
Dalam upaya memperkuat kemandirian fiskal, Pemprov Sulbar juga akan menyusun peraturan daerah (perda) khusus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Yang ketiga kita akan membuat perda khusus untuk peningkatan PAD,” ungkapnya.
Melalui rapat ini, diharapkan seluruh OPD dapat memperkuat sinergi, khususnya dalam merespons persoalan PPPK serta menyelaraskan langkah menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Sulbar. (ajs)






