Mamasa, Mesakada.com — Anggota DPRD Sulbar, Suhadi Kandoa’ mengapresiasi pelaksanaan program pengobatan gratis dan skrining kesehatan yang rutin digelar RSBM di Desa Hahangan dan Desa Sumarorong, di Kabupaten Mamasa.
Program layanan kesehatan mingguan tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat deteksi dini penyakit tidak menular, khususnya Diabetes Melitus (DM) dan hipertensi yang menjadi perhatian dalam layanan kesehatan masyarakat.
“Ini langkah konkret yang sangat membantu masyarakat, terutama warga kurang mampu dan yang selama ini kesulitan menjangkau fasilitas rumah sakit karena jarak,” ujar Suhadi, kemarin.
Menurutnya, kemudahan akses menjadi nilai penting dari program tersebut. Warga hanya perlu membawa KTP untuk mendapatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan tanpa diwajibkan memiliki BPJS Kesehatan.
Hal itu dinilai memberi peluang lebih besar bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan agar tetap bisa memperoleh pelayanan medis dasar.
“Dengan adanya skrining rutin di tingkat desa, deteksi dini bisa dilakukan lebih cepat. Kalau diketahui sejak awal, penanganan diabetes maupun hipertensi akan lebih mudah dan risiko komplikasi dapat ditekan,” jelasnya.
Ia berharap program yang dijalankan RSBM tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan lain untuk turun langsung memberikan pelayanan di wilayah yang akses kesehatannya masih terbatas. (*)







