Mamuju, Mesakada.com – Ketua Yayasan Tanratulpattanabali, Muhammad Ybnu T, menegaskan bahwa Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju, tidak lagi hanya berfokus menghasilkan lulusan, tetapi juga memastikan para alumni terserap di dunia kerja dan mampu bersaing di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikannya usai pelaksanaan wisuda sekitar 489 alumni Universitas Tomakaka, di Ballroom Grand Maleo Hotel and Convention Mamuju, Kamis (9/7/2026).
Menurut Ybnu, dalam tiga tahun terakhir, kampus mengubah orientasi penyelenggaraan pendidikan dari sekadar menghasilkan lulusan (output) menjadi memastikan lulusan memperoleh manfaat nyata (outcome), yakni diterima dan bekerja di berbagai sektor.
“Selama tiga tahun terakhir, kami menetapkan bahwa penyelenggaraan pendidikan tidak hanya sampai pada output, tetapi juga outcome. Artinya, kami memastikan alumni bisa diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Universitas Tomakaka telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten di Sulawesi Barat. Saat ini, kata dia, hampir seluruh pemerintah kabupaten telah menjalin kemitraan dengan kampus tersebut.
“Kalau saya tidak salah, dari enam kabupaten di Sulawesi Barat, tinggal Kabupaten Mamuju yang belum menjalin kerja sama. Sementara Mamuju Tengah, Pasangkayu, Mamasa, dan daerah lainnya sudah,” katanya.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi kampus dalam membangun jaringan yang dapat membuka peluang kerja bagi para lulusan.
Menurutnya, lulusan Unika Mamuju telah dibekali keterampilan, kapasitas, dan kompetensi. Namun, di tengah persaingan dunia kerja saat ini, kemampuan saja tidak cukup tanpa didukung jejaring yang kuat.
“Tugas penyelenggara pendidikan adalah membangun jaringan kerja sama untuk memastikan alumni mendapat tempat di tengah masyarakat. Kami yakin lulusan Universitas Tomakaka sudah memiliki skill dan kapabilitas, tetapi saat ini juga dibutuhkan jaringan yang kuat agar mereka mampu bersaing dan tidak tersisih,” pungkasnya. (*)





