RSUD Sulbar Rawat 9 Pasien Suspek Campak, Mayoritas Anak-Anak

oleh

Mamuju, Mesakada.com — RSUD Provinsi Sulawesi Barat mencatat sebanyak 9 kasus suspek campak sejak pertengahan April 2026, dengan mayoritas pasien berasal dari kelompok usia anak-anak.

Data medis rumah sakit menunjukkan, tren kasus mulai terdeteksi sejak 15 April 2026. Dari total tersebut, 7 pasien merupakan anak-anak, sementara 2 lainnya adalah pasien dewasa.

Sebagian besar pasien kini telah dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang. Hingga Rabu (29/4/2026), tersisa dua pasien anak yang masih menjalani perawatan intensif.

“Total pasien suspek campak yang kami tangani sejak 15 April berjumlah sembilan orang. Saat ini tinggal dua pasien anak yang masih dirawat, sementara lainnya sudah pulih dan dipulangkan,” ujar dokter spesialis kulit RSUD Provinsi Sulbar, dr. Yuni, kemarin. 

Meski tren kasus menunjukkan penurunan, pihak medis mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, untuk tetap waspada. Penyakit ini dikenal sangat mudah menular melalui saluran pernapasan.

Gejala awal yang perlu diwaspadai meliputi demam tinggi, batuk, pilek, serta munculnya ruam merah pada kulit. Penanganan sejak dini dinilai krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

RSUD Sulbar juga memastikan kesiapan fasilitas, termasuk ruang isolasi dan ketersediaan obat-obatan, guna mengantisipasi potensi penambahan kasus di wilayah Sulbar. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.