Mamuju, Mesakada.com – Mengawali tahun kerja 2026, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya peningkatan kinerja dan disiplin aparatur dalam apel perdana yang diikuti seluruh jajaran Dinas Kesehatan P2KB Sulbar, Jumat (2/1/2026).
Dalam arahannya, dr. Nursyamsi menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi fase krusial bagi pembangunan kesehatan di Sulawesi Barat. Sejumlah agenda strategis seperti percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan dasar, serta peningkatan kualitas SDM kesehatan menuntut kerja yang lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata.
Ia menegaskan, seluruh aparatur wajib menjadikan kebijakan dan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, capaian target pembangunan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh integritas dan kedisiplinan aparatur, mulai dari kepatuhan terhadap jam kerja hingga kualitas pelayanan yang diberikan.
“Disiplin adalah fondasi kinerja. Tanpa disiplin, sebaik apa pun program yang dirancang tidak akan menghasilkan dampak maksimal,” tegasnya.
Melalui apel perdana ini, Dinas Kesehatan P2KB Sulbar menegaskan komitmen untuk bekerja lebih profesional dan bertanggung jawab dalam mendukung pembangunan kesehatan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Barat. (rls)






