Mamuju, Mesakada.com — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) mengingatkan para wisudawan Universitas Terbuka (UT) Majene agar tidak berhenti hanya pada pencapaian gelar sarjana, tetapi juga menjaga integritas dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan global.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Wisuda UT Majene Periode I Tahun 2026 di Ballroom Grand Maleo Hotel, Mamuju, Senin (11/5/2026).
“Saya berharap para wisudawan tidak berhenti pada gelar sarjana saja. Jadilah pribadi yang dapat dipercaya. Di tengah kompetisi, yang bertahan bukan yang paling kuat tetapi yang memegang teguh kepercayaan,” ujar SDK.
Menurutnya, pendidikan tinggi seharusnya mampu membentuk pribadi yang berintegritas dan menjunjung nilai-nilai luhur dalam kehidupan.
“Gunakanlah pendidikan dan kecerdasan untuk kebaikan. Jangan sampai ilmu justru menjauhkan kita dari nilai-nilai luhur,” pesannya.
SDK menegaskan, integritas tidak hanya dimaknai sebagai sikap jujur atau bebas dari korupsi, tetapi juga konsistensi dalam bertindak saat menghadapi godaan untuk menyimpang.
“Integritas diuji justru saat kita memiliki kesempatan untuk menyimpang, bukan saat diawasi,” katanya.
Ia menjelaskan, integritas tercermin dari kesesuaian antara ucapan, tindakan, dan tanggung jawab, seperti menolak jalan pintas yang melanggar aturan, tetap jujur meski tidak menguntungkan, hingga berani mengambil keputusan yang benar walaupun tidak populer.
Selain integritas, SDK juga menekankan pentingnya sikap adaptif di era transformasi global yang bergerak cepat.
“Adaptif bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Adaptif berarti mampu membaca arah, belajar dengan cepat, dan bertindak dengan tepat,” tuturnya.
Ia mencontohkan sikap adaptif melalui reskilling dan upskilling, kesiapan menghadapi perubahan, serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.
Wisuda UT Majene Periode I Tahun 2026 diikuti 352 lulusan dari program diploma, sarjana, hingga pascasarjana. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Lulusan Universitas Terbuka Majene yang Revolusioner, Berintegritas, dan Adaptif di Era Transformasi Global”. (*)





