Pemprov Hibahkan 96 Hektare Lahan untuk Pengembangan Bandara Tampa Padang

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Pemprov Sulbar mematangkan proses hibah lahan seluas 960.150 meter persegi atau sekitar 96 hektare kepada Kementerian Perhubungan RI untuk mendukung pengembangan Bandara Tampa Padang Mamuju.

Rencana hibah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Tim Kelompok Kerja (Pokja) Inventarisasi Lahan Bandara Tampa Padang yang digelar Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Disperkimtanhub) Sulbar, Selasa (9/6/2026).

Lahan yang akan dihibahkan merupakan bagian dari total kebutuhan pengembangan Bandara Tampa Padang yang mencapai 1.628.001 meter persegi sesuai Rencana Induk Bandara. Ketersediaan lahan menjadi salah satu syarat utama untuk mendukung peningkatan fasilitas dan kapasitas bandara di masa mendatang.

Kepala Disperkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, mengatakan proses hibah membutuhkan validasi data, kejelasan batas koordinat, dan kelengkapan administrasi agar dapat berjalan sesuai ketentuan.

Menurutnya, sinergi antara Pemprov Sulbar, Kanwil ATR/BPN, Kantor Pertanahan Mamuju, dan otoritas bandara diperlukan untuk memastikan proses hibah berjalan lancar serta meminimalkan kendala di lapangan.

“Sinergi antara Pemprov Sulbar, Kanwil ATR/BPN, Kantor Pertanahan Mamuju, serta pihak otoritas bandara diharapkan dapat meminimalkan kendala di lapangan, sehingga sisa kebutuhan lahan dapat diintegrasikan secara bertahap demi kelancaran pembangunan fisik bandara ke depan,” ujar Maddareski.

Pemprov Sulbar menargetkan hibah lahan seluas 960.150 meter persegi tersebut dapat segera direalisasikan. Dengan status lahan yang telah diserahkan kepada Kementerian Perhubungan, pengembangan Bandara Tampa Padang diharapkan dapat dipercepat guna memperkuat konektivitas udara dan mendukung pertumbuhan ekonomi Sulbar. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.