Mamuju, Mesakada.com — Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Provinsi Sulbar mengevakuasi bangkai kucing yang telah membusuk selama tiga hari di kawasan BTN Maspol J1/3, di Mamuju. Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan warga yang terganggu oleh bau menyengat dari bangkai hewan tersebut.
Kepala Bidang Dankar dan Penyelamatan, Satpol PP dan Damkar Sulbar, Andi Juandi mengatakan, pihaknya mengerahkan Tim 3 Damkar untuk menindaklanjuti laporan yang disampaikan seorang warga bernama Yusuf. Petugas langsung menuju lokasi guna melakukan pemantauan dan penanganan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, bangkai kucing berada di dalam saluran got yang sempit sehingga sulit dijangkau secara manual. Kondisi lokasi yang tidak memiliki akses masuk memadai menjadi kendala dalam proses evakuasi.
“Bau busuk yang ditimbulkan bangkai tersebut telah mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Warga pun meminta bantuan petugas Damkar untuk segera melakukan penanganan,” katq Andi Juandi, Kamis (4/6/2026).
Dalam operasi tersebut, Damkar Sulbar mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran, satu tongkat ular, kantong plastik, serta empat personel yang dipimpin langsung oleh Kabid Damkar Provinsi Sulbar.
Petugas kemudian menggunakan metode penyemprotan air bertekanan sedang untuk menggeser bangkai dari lokasi awal. Cara ini dipilih karena ruang saluran yang sempit tidak memungkinkan evakuasi secara langsung.
Setelah dialirkan sekitar sembilan meter dari titik awal, bangkai kucing berhasil dipindahkan ke lokasi yang lebih mudah dijangkau. Petugas selanjutnya mengevakuasi bangkai tersebut dan memastikan saluran kembali bersih.
Proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Usai menyelesaikan tugas, seluruh personel Tim 3 Damkar Provinsi Sulawesi Barat kembali ke posko untuk melanjutkan kesiapsiagaan pelayanan kepada masyarakat. (*)







