Mamuju, Mesakada.com — Warga Desa Karossa dan Kalukku Barat, ditemui langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), saat menggelar aksi, di Kantor Gubernur Sulbar, Jumat 9 Mei.
SDK datang langsung menemui massa aksi, sebab mereka menolak berdialog dengan dirinya di ruangan kerja Gubernur Sulbar. Padahal, SDK telah meminta agar 10 orang masuk ke ruangannya berdialog.
“Saya ajak dialog sepuluh orang, tapi tidak ada yang mau. Karena itu saya sendiri yang datang. Saya ingin sampaikan bahwa semua tambang yang ada di Sulbar akan kami evaluasi,” kata SDK.
Dalam pernyataannya, SDK menyampaikan sepekan kedepan akan melakukan evaluasi terhadap semua izin tambang yang ada di Sulbar.
“Pekan depan saya akan mengundang semua stakeholder terkait, dan pengusaha tambang, baik yang berizin ataupun yang tidak berizin. Saya tegaskan akan mencabut semua izin melanggar,” tegas SDK.
Namun SDK juga menegaskan, jika massa ikut mendukungnya dan melindungi dirinya dari pelanggaran hukum. “Tolong saya juga dilindungi, jangan sampai melanggar hukum,” kata SDK.
Ia pun memberi jaminan dalam kepemimpinannya. “Pengusaha manapun yang melanggar hukum di Sulawesi Barat, saya akan cabut dia punya izin. Hanya saja tolong saya juga dilindungi, supaya SDK tidak melanggara hukum. Itu harapan saya sama bapak ibu bapak,” ujar SDK. (*)





