Mamuju, Mesakada.com – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) menggandeng Polda Sulawesi Barat memperkuat kerja sama pengamanan aset dan jaringan listrik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap stabil di wilayah Sulbar, seiring meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat dan kegiatan ekonomi daerah.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, memaparkan sejumlah agenda strategis dalam audiensi di Mapolda Sulbar, Senin, 8 Desember. Di antaranya kesiapan PLN menghadapi lonjakan permintaan listrik, agenda pemeliharaan jaringan, serta rencana mitigasi potensi gangguan layanan.
Ia menegaskan, dukungan Kepolisian dalam menjaga keamanan aset PLN menjadi faktor penting untuk memastikan pelayanan energi tetap berjalan optimal.
“Kami menegaskan penguatan kolaborasi bersama Polda Sulbar harus semakin solid dalam membangun sinergi energi dan keamanan kepada masyarakat,” ujar Edyansyah di Ruang Tamu, Lantai II Mapolda Sulbar.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta. Ia mengapresiasi inisiatif PLN UID Sulselrabar yang secara proaktif meningkatkan komunikasi lintas sektor, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di daerah.
Menurut Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, ketersediaan energi listrik yang aman dan lancar merupakan penopang utama aktivitas sosial, pelayanan publik, hingga sektor ekonomi. Karena itu, kata dia, sinergi PLN dan Kepolisian sangat krusial dalam merespons setiap potensi gangguan, baik teknis maupun non-teknis.
“Sinergi PLN dan Polri dipandang krusial dalam memastikan setiap potensi gangguan dapat direspons dengan cepat dan tepat,” katanya.
Audiensi ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulbar, di antaranya Karo Log, Dir Reskrimum, dan Kayanma Polda Sulbar.
Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan stabilitas energi di Sulbar terus terjaga demi keamanan dan kenyamanan masyarakat. (*)







