Polman, Mesakada.com – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Barat, Syamsul Samad, meresmikan Lapangan Pickleball Lapeo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (19/6/2026).
Peresmian lapangan tersebut menjadi momentum untuk mendorong pengembangan olahraga Pickleball yang dinilai semakin diminati masyarakat dan berkembang pesat di berbagai daerah di Sulawesi Barat.
Syamsul Samad mengatakan Pickleball merupakan cabang olahraga yang relatif baru bergabung sebagai anggota KONI Sulbar pada 2025. Namun dalam waktu singkat, olahraga tersebut telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.
“Pickleball ini bisa dibilang menjadi cabang olahraga paling muda atau paling akhir yang bergabung dengan KONI Sulbar. Mereka baru menjadi anggota KONI Sulbar pada 2025, sementara di tingkat pusat masuk pada 2023,” kata Syamsul.
Menurutnya, popularitas Pickleball terus meningkat dan kini telah dikenal luas di lingkungan sekolah maupun komunitas olahraga.
“Kalau kita mau jujur, Pickleball ini sudah sangat termasyarakatkan. Saya masuk ke sekolah-sekolah, baik SMK maupun tempat lainnya, selalu bertemu atlet Pickleball yang sebelumnya berasal dari cabang olahraga lain,” ujarnya.
Selain jumlah pemain yang terus bertambah, pembangunan fasilitas Pickleball juga dinilai berkembang cukup pesat. Lapangan olahraga tersebut kini mulai dibangun di sekolah, kantor desa, hingga lingkungan masyarakat.
Melihat perkembangan tersebut, Syamsul mendorong Pengurus Provinsi Pickleball Sulbar untuk segera menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sebagai bagian dari proses pembinaan dan penjaringan atlet menuju ajang yang lebih tinggi.
Ia menegaskan, seluruh cabang olahraga di Sulbar saat ini didorong mempersiapkan atlet menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) dan PON melalui berbagai kompetisi berjenjang.
“Saat Rakerprov kemarin, kami sudah menyarankan seluruh cabang olahraga untuk mempersiapkan atlet menuju Pra-PON dan PON. Salah satu caranya adalah melaksanakan Kejurprov atau kejuaraan lainnya,” jelasnya.
KONI Sulbar, lanjut Syamsul, siap memberikan dukungan apabila Kejurprov Pickleball digelar secara resmi oleh pengurus provinsi cabang olahraga tersebut.
Ia bahkan mendukung apabila pelaksanaan Kejurprov dipusatkan di Lapeo. Menurutnya, kawasan tersebut telah memiliki enam lapangan yang terpusat dalam satu lokasi sehingga dinilai representatif untuk menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat provinsi.
Selain fasilitas olahraga yang memadai, Lapeo juga memiliki potensi wisata pantai dan wisata religi yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi peserta maupun pengunjung dari berbagai daerah di Sulawesi Barat.







