Mamuju, Mesakada.com — Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menggelar acara halal bihalal bersama tokoh masyarakat (tomas) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kabupaten Mamuju di Baruga Lapangan Tribrata Polda Sulbar, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini merupakan instruksi langsung Kapolda sebagai wadah silaturahmi pasca perayaan Lebaran.
Dalam sambutannya, Kapolda secara pribadi dan mewakili seluruh personel memohon maaf atas segala kekurangan, baik dalam pelayanan, sikap, maupun tutur kata selama bertugas.
Ia menegaskan bahwa setiap tindakan anggota menjadi tanggung jawabnya sebagai pimpinan dan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai wujud pengemban amanah.
Kapolda juga menyoroti potensi besar Sulbar, khususnya sumber daya alam termasuk uranium. Ia meyakini, jika dikelola dengan baik, dalam 5 hingga 10 tahun ke depan Sulbar akan mengalami kemajuan signifikan dan menjadi perhatian dunia, termasuk negara-negara besar seperti Amerika dan Cina.
Terkait situasi global yang memanas akibat konflik di Timur Tengah, Kapolda mengungkapkan langkah antisipasi yang telah diambil, di antaranya memerintahkan Direktorat Intelijen untuk memastikan ketersediaan BBM di seluruh SPBU wilayah Sulbar.
Ia juga meminta dukungan para tokoh masyarakat untuk mengimbau warga agar bijak menggunakan BBM, memantau kebutuhan pokok, serta tidak panik menghadapi potensi kenaikan harga karena pemerintah telah menyiapkan solusi.
Selain itu, Kapolda menginstruksikan Dinas Kesehatan Polri (Dokkes) untuk memberikan pelayanan kesehatan di dua desa yang tengah viral, di mana warga terpaksa melahirkan di jalan akibat akses menuju puskesmas yang rusak. Langkah ini menjadi wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.
Ia turut mengajak masyarakat memperkuat ketahanan pangan dan menegaskan bahwa pintu Polda selalu terbuka untuk menerima keluhan maupun masukan dari warga.
Sementara itu, perwakilan tokoh masyarakat, Maraddika Mamuju, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Mereka menilai pertemuan ini sangat bermanfaat, khususnya di tengah situasi global yang tidak menentu, sekaligus menjadi sarana penyampaian aspirasi secara langsung.
Para tokoh juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku dan ras di Sulbar yang selama ini terjaga berkat peran berbagai pihak, termasuk kepolisian. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi tantangan seperti peredaran narkoba dan penyebaran hoaks, serta memperkuat sinergi demi mewujudkan Sulbar yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
Pertemuan ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah. (*)





