Mamuju, Mesakada.com — Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) mulai bertolak menuju Semarang, Jawa Tengah, untuk mengikuti ajang MTQ tingkat nasional. Puluhan peserta bersama pendamping terlihat berkumpul sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Dari Makassar, rombongan selanjutnya akan bertolak menuju Semarang sebagai lokasi pelaksanaan MTQ Nasional. Keberangkatan kafilah tersebut menjadi momentum bagi Sulbar untuk menunjukkan kemampuan para peserta di berbagai cabang perlombaan Al-Qur’an pada tingkat nasional.
Tokoh masyarakat sekaligus pembina kafilah, Murdanil, mengatakan keikutsertaan tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari syiar Islam sekaligus membawa nama baik Sulbar di tingkat nasional.
“Keberangkatan kafilah ini adalah bukti bahwa daerah kita memiliki potensi besar dalam bidang keagamaan. Saya berharap seluruh peserta dapat menjaga kondisi fisik, fokus, dan yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas. Jangan lupa, doa dari seluruh masyarakat Sulbar menyertai langkah kalian,” ujar Murdanil, Jumat (11/9/2026).
Menurut dia, para peserta perlu menjaga kondisi fisik dan konsentrasi selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan. Dukungan masyarakat juga dinilai penting untuk menambah motivasi para kafilah.
Murdanil juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, baik secara moral maupun logistik, agar para peserta dapat mengikuti perlombaan dengan persiapan maksimal.
“Kita ingin mereka pulang bukan hanya dengan pengalaman, tetapi juga dengan prestasi yang membanggakan. Terminal Simbuang hari ini menjadi saksi bahwa kita serius mendukung MTQ,” katanya.
Perjalanan menuju Semarang menjadi tantangan tersendiri bagi rombongan. Meski demikian, para peserta tetap menunjukkan semangat untuk memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Sulbar. Kafilah Sulbar yang diberangkatkan terdiri atas peserta dari sejumlah cabang, mulai dari tartil, tilawah, murattal, hifzh Al-Qur’an, hingga hiasan mushaf dan dekorasi.
Adapun peserta Tartil terdiri dari Nur Ghaisan Abqari untuk putra dan Salsabilah untuk putri. Cabang Tilawah Anak-Anak diwakili Syahruddin dan Aqilah Mawaddah, sedangkan Tilawah Remaja diwakili Muhammad Aidil Putra dan Mutmainnah. Untuk Tilawah Dewasa, Sulbar mengirim Muhammad Said dan Nur Fahisah. Cabang Murattal Remaja diikuti Akmal Hidayat (*)





