Mamuju, Mesakada.com — Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) tak habis pikir kebijakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang tak kunjung menerbitkan pertimbangan teknis (Pertek) terkait pelantikan pejabat eselon II Pemprov Sulbar.
Alhasil, pejabat yang telah mengikuti proses job fit beberapa waktu lalu, tak kunjung bisa dilantik.
“Kalau perteknya turun, segera kita lantik. Hanya saya melihat ini BKN, tidak tahu apa yah, sedikit-sedikit salah. Kapan kita benar? Sedikit-sedikit salah,” ujar SDK, sambil menggelengkan kepala, Senin 30 Juni 2025.
Menurutnya, pihak Pemprov Sulbar telah mengikuti seluruh prosedur sesuai arahan BKN, namun prosesnya terus berlarut. “Kita ikuti irama saja dari BKN, pada akhirnya BKN juga akan setujui,” tambahnya.
Proses pelantikan pejabat eselon yang telah melalui tahapan job fit ini menjadi perhatian publik, mengingat sejumlah posisi strategis masih kosong atau diisi pelaksana tugas (Plt).
SDK berharap pertek segera diterbitkan agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal. (*)






