Banjir di Aralle Mamasa Imbas Luapan Sungai Setelah Tertutupi Longsor

oleh

Mamasa, Mesakada.com — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mamasa dalam beberapa hari terakhir memicu banjir dan longsor di Dusun Kapa’, Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, sekitar pukul 16.00 Wita, Kamis (14/5/2026).

Kepala Desa Hahangan, Saeni, mengatakan sedikitnya tujuh rumah warga terdampak akibat banjir dan longsor tersebut. Dua rumah di antaranya mengalami kerusakan cukup parah, sementara rumah lainnya terdampak ringan.

Menurutnya, material longsor yang jatuh ke sungai menyebabkan aliran sungai kecil di desa itu meluap hingga masuk ke permukiman warga.

“Material longsor jatuh ke sungai, sehingga membuat sungai kecil di desa itu meluap. Luapan sungai itu masuk ke pemukiman warga,” ujar Saeni.

Ia menjelaskan, sebagian besar rumah warga mengalami kerusakan pada bagian belakang rumah akibat tertimpa material longsor dan lumpur.

“Rata-rata rumah yang rusak itu karena material longsor terkena bagian belakang rumah,” katanya.

Meski demikian, kondisi hujan saat ini dilaporkan mulai mereda. Warga pun mulai melakukan pembersihan rumah masing-masing dari lumpur dan material longsor.

“Sekarang ini hujan sudah berhenti. Jadi aktivitas warga di sana bersih-bersih,” tambahnya.

Saeni juga mengungkapkan, hingga Kamis malam, tim dari BPBD Mamasa belum tiba di lokasi bencana karena akses menuju Desa Hahangan masih terputus akibat longsor di sejumlah titik.

“BPBD belum ada di lokasi, karena dari Mamasa tidak bisa tembus ke desa kami. Di Desa Uhaelano juga ada beberapa titik longsor, jadi tertahan di situ,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang milik warga seperti tempat tidur dan peralatan dapur tertimbun material longsor dan belum sempat dievakuasi. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.