Mamuju, Mesakada.com — Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Sulbar diwarnai kegiatan bakti kesehatan yang berhasil menjangkau 4.024 warga. Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulbar itu dibuka langsung Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, Selasa (23/6/2026).
Ribuan masyarakat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disediakan, mulai dari pemeriksaan umum, layanan spesialis, operasi celah bibir, penanganan stunting, skrining tuberkulosis (TBC), hingga donor darah dan khitanan massal. Antusiasme warga terlihat dari memadatinya lokasi kegiatan sejak pagi hari.
Dalam sambutannya, Brigjen Hari Santoso menegaskan bahwa bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”.
“Di usia ke-80 tahun ini, Polri terus berkomitmen menjadi institusi yang semakin profesional, modern dan dipercaya. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga pelindung, pengayom, dan sahabat yang peduli terhadap berbagai persoalan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan,” kata Brigjen Pol Hari Santoso.
Ia menilai kesehatan menjadi kebutuhan mendasar yang berpengaruh terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kegiatan bakti kesehatan diharapkan dapat mempermudah akses layanan kesehatan sekaligus mendeteksi penyakit sejak dini.
Dari total 4.024 penerima manfaat, layanan pengobatan umum menjadi yang paling banyak dimanfaatkan dengan 1.000 pasien. Selain itu, tercatat 400 warga mendapatkan pelayanan kesehatan mata, 200 pasien menjalani pemeriksaan kebidanan dan kandungan, 200 pasien bedah umum, serta 172 anak memperoleh layanan kesehatan anak.
Program penanganan stunting dan pelayanan keluarga berencana juga menjangkau masing-masing 172 orang. Tak hanya pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga mencakup donor darah yang menghasilkan 200 kantong darah, khitanan massal bagi 200 anak, pembagian 400 pasang kacamata gratis, serta bantuan alat kesehatan berupa kursi roda, alat bantu dengar, kruk, dan tongkat penyangga bagi warga yang membutuhkan.
Wakapolda berharap kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat serta mendukung terwujudnya Sulawesi Barat yang sehat, aman, dan sejahtera. (*)






