Mamuju, Mesakada.com — Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Sulbar baru 45,61 persen atau 78 dapur dari total 171 dapur di Sulbar. Sementara 93 dapur MBG lainnya masih dalam proses pengurusan.
Kabupaten Pasangkayu mencatat capaian tertinggi, sedangkan Mamuju Tengah menjadi yang terendah dan kini menjadi fokus percepatan.
Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Sulbar menggelar rapat koordinasi percepatan penerbitan SLHS, Kamis (23/4/2026) secara daring yang dipusatkan di Kantor Dinas Pangan Sulbar.
Rapat ini melibatkan Dinas Pangan, Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten, DPMPTSP, Satgas MBG kabupaten, UPTD Labkesda, serta koordinator dan pengelola SPPG se-Sulbar.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya terkait penanganan suspend SPPG dalam pelaksanaan Program MBG di daerah.
Kepala Dinas Pangan Sulbar, Suyuti Marzuki, menegaskan bahwa percepatan penerbitan SLHS menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan pangan dalam pelaksanaan Program MBG.
Dalam rapat tersebut disepakati penguatan kerja sama antara Dinas Kesehatan kabupaten dan Laboratorium Kesehatan Daerah dalam pemeriksaan sampel makanan dan air. Mitra SPPG juga diwajibkan melakukan pembenahan sesuai rekomendasi, serta menjalani inspeksi kesehatan lingkungan secara berkala.
Sebagai tindak lanjut, progres penerbitan SLHS akan dilaporkan secara rutin ke Sekretariat Satgas MBG Sulbar guna memastikan percepatan berjalan optimal dan mendukung keberhasilan Program MBG di daerah. (*)






