Mamuju, Mesakada.com — Warga Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, mengeluhkan kondisi jalan penghubung antar desa yang semakin sulit dilalui, terutama saat hujan turun. Jalan yang becek dan berlumpur disebut menyulitkan aktivitas masyarakat dan pengendara yang melintas.
Salah satu ruas yang dikeluhkan berada di jalur antara Desa Kondo Bulo menuju Desa Karataun. Kondisi jalan di wilayah tersebut dinilai rusak parah dan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Warga menyebut saat musim hujan, badan jalan berubah menjadi lumpur tebal sehingga kendaraan kerap terjebak dan sulit melintas. Tidak sedikit pengendara yang jatuh akibat licinnya jalan.
Sejumlah warga mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk menempuh perjalanan yang seharusnya bisa dilalui lebih cepat apabila kondisi jalan dalam keadaan baik.
Warga Siraun Kalumpang, Rahman, mengatakan kerusakan jalan di wilayah itu sudah lama dikeluhkan masyarakat namun hingga kini belum ada penanganan yang maksimal dari pemerintah.
“Antara Desa Kondo Bulo ke Desa Karataun itu jalan yang paling menyiksa masyarakat. Kemarin saya start dari Kondo Bulo jam 8 pagi, saya tiba di Batuisi itu jam 3 karena saking hancurnya jalan,” kata Rahman, Kamis (14/6/2026).
Rahman berharap, Pemkab Mamuju segera turun tangan memperbaiki ruas jalan tersebut agar akses transportasi masyarakat kembali lancar dan aman dilalui, terutama saat musim hujan.
Masyarakat juga meminta adanya perhatian serius terhadap infrastruktur jalan di wilayah pedalaman Kalumpang karena jalur tersebut menjadi akses penting penghubung antar desa di kecamatan tersebut. (ajs)






