Mamuju, Mesakada.com — Pemprov Sulbar kembali mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mamuju, Tampa Padang, dan Belang-Belang (Matabe) guna mendukung perekonomian di Sulbar. Termasuk kegiatan ekspor berbagai potensi komoditas lokal melalui Pelabuhan Belang-Belang.
Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar Maddareski Salatin mengatakan, Pelabuhan Belang-Belang yang masuk dalam kawasan Matabe dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan kawasan industri di Sulawesi Barat.
“Pelabuhan Belang-Belang ini kan dia masuk dalam kawasan Matabe (Mamuju, Tampa Padang, dan Belang-Belang), tentunya pemerintah daerah ingin mendorong untuk pengembangan kawasan industri,” kata Maddareski.
Dari sisi hierarki, Pelabuhan Belang-Belang masih berstatus sebagai pelabuhan pengumpul dan belum bersifat komersial. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk dapat mengembangkan kawasan ekonomi khusus di kawasan tersebut.
Menurutnya, Pelabuhan Belang-Belang memiliki potensi besar dalam mendukung aktivitas ekspor berkat keberadaan tiga dermaga yang optimal untuk distribusi komoditas. Hal ini sejalan dengan instruksi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) agar memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai solusi strategis di tengah situasi fiskal yang terbatas.
“Pelabuhan Belang-Belang sangat berpotensi, apalagi didukung dengan tiga dermaga, otomatis semua potensi-potensi yang kita miliki, bukan dari pertanian saja, semuanya kan ada di Belang-Belang yang siap diekspor langsung,” tambahnya. (*)






