Siswa di Mamuju Belajar Perubahan Iklim di Sekolah Lapang Iklim

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulbar bersama Yayasan Sulawesi Cipta Forum menggelar Sekolah Lapang Iklim 2026, di Kabupaten Mamuju, sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dan pelajar dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang kian nyata.

Kegiatan yang berlangsung pada 20–21 Mei 2026 di SMP–SMA IT Wildan Mamuju ini dilaksanakan melalui penyaluran dana RBP REDD+ Output 2 dan dibuka langsung oleh Kepala DLHK Sulbar, Zulkifli Manggazali.

Zulkifli menegaskan, bahwa perubahan iklim telah menjadi ancaman global yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, ditandai dengan meningkatnya suhu bumi, cuaca ekstrem, hingga berbagai bencana lingkungan seperti banjir dan longsor.

“Peningkatan suhu bumi, cuaca ekstrem, hingga berbagai bencana lingkungan menjadi bukti bahwa upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah terus mendorong penguatan kebijakan penanganan perubahan iklim melalui program seperti ProKlim yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengurangan emisi gas rumah kaca sekaligus peningkatan ketahanan lingkungan.

Kegiatan Sekolah Lapang Iklim ini juga menjadi bagian dari strategi edukasi lingkungan, khususnya bagi generasi muda, agar lebih memahami isu perubahan iklim sekaligus memiliki kemampuan adaptasi dan kesiapsiagaan bencana sejak dini.

Melalui program ini, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik lapangan seperti pengenalan cuaca dan iklim, pengelolaan serta pemilahan sampah, hingga pembelajaran kebencanaan yang dibimbing langsung oleh narasumber.

Ketua Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah, Amiruddin, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut dan menilai Sekolah Lapang Iklim sebagai investasi penting dalam membentuk generasi yang sadar lingkungan.

“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, tetapi menjadi upaya membangun generasi yang sadar iklim,” ujarnya.

DLHK Sulbar berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran lingkungan di kalangan pelajar serta melahirkan generasi yang lebih tangguh dan adaptif terhadap tantangan perubahan iklim di masa mendatang. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.