SDK Pacu Produksi Padi Sulbar Tembus 10 Ton, Penyuluh Diminta Kerja Cerdas

oleh

Mamuju, Mesakada.com – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menargetkan produktivitas padi di Sulbar meningkat hingga 10–12 ton per hektare melalui penerapan pertanian modern berbasis Program Modern Agriculture Advanced Agriculture System (PM-AAS).

Target tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pendayagunaan Penyuluh Pertanian Sulbar di Aula Poltekkes Kemenkes Mamuju, Senin (13/7/2026). Menurut SDK, program yang mulai diterapkan di Kecamatan Wonomulyo sebagai lokasi percontohan itu diharapkan mampu mendongkrak hasil panen yang sebelumnya berada di kisaran 7 ton per hektare.

Namun, ia mengingatkan peningkatan produksi harus dibarengi dengan ketersediaan pupuk yang memadai. Kepadatan bibit yang lebih tinggi tanpa tambahan nutrisi justru akan menurunkan kualitas gabah.

“Kalau makanannya sama, maka yang terjadi buahnya kempes. Kalau buahnya kempes, rendemennya menjadi 40. Bulog tidak mau beli kalau rendemennya 40, Bulog mau beli kalau rendemennya di atas 55 sampai 56,” kata SDK.

SDK juga meminta penyuluh pertanian menjadi motor penggerak penerapan teknologi pertanian modern di lapangan agar target peningkatan produktivitas dapat tercapai.

Selain mengejar hasil panen yang lebih tinggi, Pemprov Sulbar juga menargetkan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari 1,4 menjadi 2. Menurutnya, kenaikan IP akan memberikan tambahan produksi yang setara dengan mencetak sekitar 15 ribu hektare sawah baru tanpa harus membuka lahan baru.

Ia pun mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang meningkatkan alokasi pupuk bersubsidi dan menyederhanakan distribusinya sehingga kebutuhan petani diharapkan dapat terpenuhi. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.