Mamasa, Mesakada.com — Peristiwa tanah longsor terjadi di Dusun Rea, Desa Tabang Barat, Kecamatan Tabang, Mamasa pada Selasa (1/4/2026).
Bencana tersebut mengakibatkan satu unit ruang belajar darurat di SDK 012 Tabang Barat roboh. Bangunan yang terdampak merupakan ruang kelas tidak permanen berukuran 3×6 meter yang digunakan oleh siswa kelas 3. Ruangan itu sebelumnya menampung sekitar 10 siswa dari total 43 murid di sekolah tersebut.
Kepala sekolah, Langi Mettodo mengungkapkan, bahwa fasilitas sekolah masih sangat terbatas. Saat ini, sekolah hanya memiliki tiga ruang permanen, terdiri dari satu ruang kantor dan dua ruang kelas. Untuk memenuhi kebutuhan enam rombongan belajar, pihak sekolah terpaksa membangun ruang belajar darurat di sisi kiri dan kanan bangunan utama.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta. Pihak sekolah juga telah melaporkan peristiwa ini kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, personel Polsek Pana dari Polres Mamasa, Aiptu Candra dan Bripda Abraham Pau, telah melakukan monitoring di lokasi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
Hasil pemantauan menunjukkan situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif.
Peristiwa ini kembali menyoroti keterbatasan sarana pendidikan di wilayah tersebut, terutama dalam menghadapi risiko bencana alam yang dapat mengganggu proses belajar mengajar. (*)






