Mamasa, Mesakada.com — Rumah Sakit Banua Mamase (RSBM) menjadi salah satu pusat layanan kesehatan yang banyak diakses masyarakat di Kabupaten Mamasa. Dalam delapan bulan pertama 2026, rumah sakit tersebut telah melayani lebih dari 14 ribu pasien.
RSBM merupakan rumah sakit yang berada di bawah naungan Yayasan Kesehatan Gereja Toraja Mamasa (GTM), namun tetap menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Rumah sakit yang berdiri sejak 31 Oktober 1939 itu kini telah berusia 87 tahun. RSBM juga tercatat sebagai salah satu rumah sakit tertua di wilayah Sulbar. Dalam sekitar enam tahun terakhir, RSBM mengalami perkembangan, baik dari sisi jumlah tenaga kesehatan maupun jumlah masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan.
Pada Januari hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 14.409 pasien mengakses layanan RSBM, yang terdiri atas pasien rawat jalan, rawat inap, serta pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tingginya jumlah kunjungan tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan RSBM. Bagi manajemen rumah sakit, angka kunjungan itu juga menjadi bagian dari indikator kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.
Direktur RSBM, drg. Alfadesta H Pattinasarany, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung tidak terlepas dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan kasih.
“Dengan motto Kasih Untuk Semua, RSBM berkomitmen untuk terus melakukan pelayanan yang penuh kasih, berkualitas dan inklusif, sehingga benar-benar hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Alfadesta.
Namun, tingginya kunjungan pasien juga menghadirkan tantangan bagi RSBM. Salah satunya keterbatasan ruang perawatan yang membuat pelayanan pasien rawat inap belum sepenuhnya maksimal.
“Kami mengakui kelemahan kami dalam melakukan pelayanan yang mungkin kurang maksimal khususnya bagi pasien rawat inap karena jumlah ruang perawatan kami sangat terbatas dari jumlah pengunjung yang ada. Tapi kami tetap terus berupaya melakukan pelayanan semaksimal mungkin,” ujarnya.
“Kami terus berupaya melakukan koordinasi terhadap semua lingkup untuk mengupayakan penambahan ruang perawatan untuk menjamin layanan kesehatan RSBM yang lebih berkualitas dan inklusif,” lanjutnya.
Dalam menunjang pelayanan, RSBM juga bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Jasa Raharja. Layanan IGD tersedia selama 24 jam setiap hari, sementara pelayanan poliklinik mengikuti jadwal yang telah ditentukan.
Adapun Poli Umum dan Poli KIA melayani pasien Senin hingga Sabtu pukul 08.00-14.00 WITA. Poli Gigi buka Senin hingga Kamis pukul 08.00-15.00 WITA dan Jumat hingga Sabtu pukul 08.00-14.00 WITA. Sementara pengambilan antrean rawat jalan dibuka pukul 07.00-11.00 WITA selama nomor antrean masih tersedia. (*)







