Mamuju, Mesakada.com — Seorang remaja bernama Sakir (14), warga Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, dilaporkan hilang di kawasan hutan sejak akhir Maret 2026 dan hingga kini belum ditemukan.
Korban terakhir kali terlihat pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 14.00 WITA di kebun milik orang tuanya. Setelah itu, ia tidak kembali ke rumah, sehingga keluarga bersama warga setempat langsung melakukan pencarian secara mandiri.
Namun, upaya pencarian awal yang dilakukan masyarakat belum membuahkan hasil. Kondisi hutan yang cukup lebat dan luas menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan secara resmi kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Mamuju pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 05.00 WITA untuk meminta bantuan SAR.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue KPP Mamuju segera melakukan koordinasi dengan pihak keluarga sebelum diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 05.20 WITA.
Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 06.31 WITA dan langsung memulai operasi pencarian di area terakhir korban terlihat. Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Rescuer KPP Mamuju, Polresta Mamuju, BPBD Mamuju, serta masyarakat setempat.
Sejumlah peralatan juga dikerahkan, seperti rescue truck, motor trail, drone thermal, alat navigasi, komunikasi, hingga perlengkapan medis.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus menyisir kawasan hutan dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan cuaca yang dilaporkan berawan. Perkembangan pencarian akan terus diperbarui oleh pihak terkait seiring berjalannya operasi di lapangan.





