Mamuju, Mesakada.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah perbukitan Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Senin (20/7/2026). Bhabinkamtibmas Desa Sumare dan Tapandullu, Kecamatan Simboro, Mamuju, Brigpol Muhammad Aswar Sakti, bersama tim pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Dalkarhut), petugas pemadam kebakaran (Damkar), serta warga berjibaku memadamkan api yang berada di medan terjal dengan peralatan seadanya.
“Kebakaran pertama terjadi di perbukitan Dusun Lambagu,” kata Brigpol Muh. Aswar Sakti.
Brigpol Aswar mendatangi lokasi kebakaran sekitar pukul 13.00 WITA dan pukul 16.30 WITA, ia bersama enam personel Tim Dalkarhut menuju titik api untuk melakukan upaya pemadaman.
Sekitar pukul 17.00 WITA, Bhabinkamtibmas dan Tim Dalkarhut berhasil memadamkan kobaran api menggunakan peralatan yang dibawa tim. Setelah memastikan api padam, mereka meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.17 WITA, disusul Tim Dalkarhut yang kembali meninggalkan Desa Sumare pada pukul 18.30 WITA.
Namun, saat melakukan pemantauan dari jalan poros, Bhabinkamtibmas mendapati api kembali muncul sekitar pukul 18.40 WITA di titik yang berbeda. Hingga pukul 22.17 WITA, api masih terlihat menyala, meski lokasinya berada cukup jauh dari permukiman warga sehingga belum mengancam rumah penduduk.
Beberapa jam kemudian, kebakaran kembali terdeteksi di kawasan perbukitan Dusun Batu Lappa Utara, Desa Sumare. Brigpol Muh. Aswar Sakti kembali mendatangi lokasi pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 01.00 WITA.
Sebelumnya, pada Senin malam sekitar pukul 22.00 WITA, satuan Pemadam Kebakaran Provinsi Sulawesi Barat dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju telah tiba di lokasi dan bersiaga di tepi jalan untuk mengantisipasi api merembet ke kawasan permukiman. Karena medan yang curam dan sulit dijangkau, mobil pemadam hanya dapat melakukan penyemprotan pada titik-titik api yang berada dalam jangkauan.
Pada pukul 02.15 WITA, satu unit mobil pemadam melakukan penyemprotan terhadap api yang dapat dijangkau. Selanjutnya, sekitar pukul 02.40 WITA, Bhabinkamtibmas bersama warga Desa Sumare berjalan kaki menuju titik api di perbukitan untuk melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya karena lokasi tidak dapat diakses kendaraan pemadam.
Hingga pukul 03.00 WITA, api masih terlihat menyala di sejumlah titik di perbukitan. Meski demikian, posisi kobaran api masih berada cukup jauh dari permukiman warga Dusun Batu Lappa Utara sehingga belum menimbulkan ancaman langsung terhadap rumah penduduk. Aparat bersama petugas pemadam dan warga terus melakukan pemantauan untuk mencegah api meluas. (*)







