Warung Mahasiswa di Mamasa Dibobol Maling, Uang dan Rokok Raib

oleh

Mamasa, Mesakada.com – Sebuah warung jualan milik seorang mahasiswa di Dusun Rante Buda, Desa Rambusaratu, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, dibobol pencuri. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai ratusan ribu serta sejumlah barang dagangan, terutama rokok.

Korban diketahui bernama Jeimsar (28). Aksi pencurian itu pertama kali diketahui sekitar pukul 22.10 WITA, Senin (20/7/2026), setelah dua pelajar SMP, Giren (13) dan Agung (13), melintas di depan warung tersebut.

Sebelumnya, sekitar pukul 22.00 WITA, kedua saksi hendak membeli rokok di warung milik korban. Namun, mereka mendapati warung sudah tutup sehingga memutuskan mencari rokok di toko lain di sekitar Kota Mamasa.

Saat kembali sekitar 10 menit kemudian, keduanya melihat seorang warga bernama Rein Kristian berada di depan warung yang pintunya telah terbuka, meski pemiliknya tidak berada di lokasi. Ketika ditanya, Rein mengaku melihat seseorang berlari ke samping gardu sambil membawa senter. Namun, para saksi merasa curiga karena pakaian Rein dipenuhi debu dan terdapat sarang laba-laba yang menempel di bagian kepalanya.

Mereka kemudian bersama-sama memeriksa bagian dalam warung dan mendapati laci meja jualan dalam keadaan terbuka. Sejumlah stok rokok diketahui telah hilang sehingga warga sekitar segera dipanggil dan pemilik gardu dihubungi.

Jeimsar tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 WITA dan memastikan uang hasil penjualan di dalam laci telah raib senilai ratusan ribu rupiah. Selain itu, berbagai jenis rokok juga hilang. Korban juga menemukan pecahan uang ribuan dan puluhan rupiah serta beberapa batang rokok berhamburan di samping gardu yang diduga tercecer saat pelaku beraksi.

Tak lama kemudian, Bhabinkamtibmas Desa Rambusaratu Brigpol Sukriyadi Syam bersama Tim Unit Response Center (URC) Polres Mamasa mendatangi lokasi sekitar pukul 23.10 WITA. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TPTKP) dan mengarahkan korban untuk membuat laporan pengaduan resmi ke Polres Mamasa sebagai dasar penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Mamasa IPTU Ana Yudhi Hayato mengatakan gardu milik Jeimsar sebelumnya juga pernah menjadi sasaran pencurian. Namun, karena kejadian kali ini kembali terulang dan menimbulkan kerugian, korban memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut secara resmi.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal di lingkungan masing-masing. Masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku pencurian diminta segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan, sekaligus mengajak pemerintah setempat meningkatkan upaya pengamanan lingkungan demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.