Mamasa, Mesakada.com — Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan event Bulan Mamase yang menjadi program Pemerintah Kabupaten Mamasa.
Penasehat PMTI, Marthinus Tiranda, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan Bulan Mamase. Termasuk kontribusi PMTI dalam penyelenggaraan Amazing Mamasa 1.
“Terima kasih kepada Perhimpunan Masyarakat Toraja, dalam hal ini PMTI, yang telah menggelar Amazing Mamasa 1 beberapa tahun lalu. Dan pada tahun ini, PMTI kembali mengambil bagian dalam Bulan Mamase yang merupakan program Bupati Mamasa,” kata Marthinus, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, keterlibatan PMTI dalam Bulan Mamase merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah. Dalam pelaksanaannya, PMTI turut mengisi sejumlah rangkaian kegiatan yang telah disinergikan dengan panitia utama.
“Ini adalah bentuk dukungan PMTI terhadap program yang direncanakan oleh Bupati Mamasa. Dalam Bulan Mamase ini, PMTI mengisi beberapa kegiatan yang tentunya bersinergi dengan panitia Bulan Mamase,” katanya.
Marthinus juga mengakui, dalam pelaksanaan kegiatan tentu masih terdapat kekurangan. Namun, ia berharap masyarakat dapat melihat sisi positif dari partisipasi PMTI.
“Tentu kami menyadari masih ada kekurangan dan kelemahan. Tapi jangan hanya melihat itu, lihat juga keseriusan dan partisipasi PMTI dalam mendukung pemerintah Kabupaten Mamasa,” tambahnya.
Dari sisi program, lanjutnya, PMTI sebenarnya memiliki kepanitiaan tersendiri di tingkat nasional. Namun khusus dalam Bulan Mamase, seluruh kegiatan dikoordinasikan dalam satu kepanitiaan terpadu di bawah panitia Bulan Mamase.
Ia juga menuturkan, Bulan Mamase kini menjadi agenda yang terencana dengan baik, seiring dengan penyesuaian perayaan hari ulang tahun Kabupaten Mamasa yang digeser ke bulan April dan digabung dalam rangkaian kegiatan tersebut.
“Sehingga PMTI menjadi bagian dari Bulan Mamase yang direncanakan oleh Bupati Mamasa,” jelasnya.
Ke depan, PMTI berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mamasa dapat terus terjalin dan semakin kuat.
“Harapan kita, ini baru awal. Ke depan animo masyarakat semakin besar dan kegiatan ini semakin memberi manfaat bagi masyarakat Mamasa,” tutup Marthinus. (*)






