Mamuju, Mesakada.com – Polresta Mamuju masih terus memburu Arman (36), seorang pekebun yang diduga melakukan pemukulan terhadap anggota Polresta Mamuju saat pengamanan aksi unjuk rasa terkait dugaan diskriminasi dan berbagai persoalan pekerjaan di lingkungan Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah V Sulawesi Barat.
Aksi pemukulan tersebut sempat terekam dalam video dan beredar di masyarakat. Insiden terjadi ketika aparat kepolisian mengawal jalannya demonstrasi di Mamuju, Selasa (2/6/2026).
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan petugas telah mendatangi rumah terduga pelaku di wilayah Pati’di. Namun, yang bersangkutan tidak ditemukan.
“Lari masuk ke hutan saat didatangi rumahnya di Pati’di,” kata Iptu Herman Basir, Rabu (3/6/2026).
Iptu Herman mengimbau Arman agar kooperatif dan segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Polisi menegaskan upaya pencarian akan terus dilakukan.
Menurut dia, langkah terbaik bagi terduga pelaku adalah datang sendiri ke pihak berwajib daripada terus bersembunyi di hutan dan menghindari proses hukum.
“Kami mengimbau yang bersangkutan untuk menyerahkan diri. Keluarganya juga membutuhkan nafkah. Jangan sampai persoalan ini membuat keluarganya terlantar, apalagi masih ada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan tanggung jawab orang tua,” ujarnya.
Saat ini, polisi masih melakukan pencarian dan pendalaman terkait kasus pemukulan anggota Polresta Mamuju yang terjadi saat pengamanan aksi demonstrasi tersebut. (ajs)





