Pemprov Sulbar Serius Kejar PAD, Pajak Kendaraan Jadi Sasaran

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulbar mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menerima audiensi Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulbar, Nurhadi Ismanto, Selasa (13/1/2026). Audiensi berlangsung di ruang kerja Sekda Sulbar dan membahas optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta penguatan sinergi layanan antara Pemprov Sulbar dan Polda Sulbar.

Hadir mewakili Bapenda Sulbar, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Gaffar. Turut hadir Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ali Chandra, serta jajaran Dirlantas Polda Sulbar.

Audiensi ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang merata.

Salah satu fokus pembahasan adalah optimalisasi PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), khususnya kendaraan operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit yang masih menggunakan nomor polisi luar Sulawesi Barat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengurangi penerimaan daerah.

Dirlantas Polda Sulbar, Nurhadi Ismanto, menyatakan komitmennya mendukung Pemprov Sulbar dalam mendorong proses balik nama kendaraan bermotor ke plat Sulawesi Barat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan PAD melalui optimalisasi BBNKB.

Selain itu, pertemuan juga membahas rencana pembangunan kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar. Pemprov Sulbar menyatakan dukungannya, termasuk kesiapan menyiapkan lahan hibah sebagai bentuk sinergi dalam peningkatan kualitas layanan lalu lintas di daerah.

Secara terpisah, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan PAD dan meningkatkan pelayanan publik.

“Sinergi antara Pemprov Sulbar, Bapenda, dan Polda Sulbar sangat penting, khususnya dalam pengelolaan pajak kendaraan bermotor. Dengan kolaborasi yang kuat, potensi PAD dapat dimaksimalkan dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Melalui audiensi ini, Pemprov Sulbar berharap terbangun komitmen berkelanjutan antar pemangku kepentingan guna mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (rls)

No More Posts Available.

No more pages to load.