Mamuju, Mesakada.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulbar ambil bagian dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelumnya, khususnya dalam menangani status penutupan sementara pada 103 dapur MBG di Sulbar.
Kehadiran DLHK menjadi krusial dalam memberikan dukungan teknis, khususnya terkait pengelolaan limbah cair melalui penyediaan dan optimalisasi IPAL di dapur-dapur MBG.
Rapat ini secara khusus membahas percepatan penyelesaian IPAL sebagai syarat utama operasional SPPG. Keberadaan IPAL tidak hanya penting untuk memenuhi standar lingkungan, tetapi juga menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung dapur MBG memperoleh sertifikat kelayakan operasional.
Kepala DLHK Sulbar, Zulkifli Manggazali, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung dapur MBG agar memenuhi seluruh persyaratan, termasuk aspek lingkungan.
“Pengelolaan limbah, khususnya limbah cair dari fasilitas pelayanan seperti SPPG, harus menjadi perhatian bersama. DLHK Sulbar siap memberikan dukungan teknis agar seluruh SPPG tidak hanya memiliki IPAL yang sesuai standar, tetapi juga dapat memenuhi persyaratan untuk memperoleh sertifikat kelayakan operasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, percepatan pembangunan dan perbaikan IPAL menjadi langkah strategis agar dapur MBG yang sempat terkendala bisa kembali beroperasi secara optimal.
“Ini bukan sekadar soal teknis, tetapi bagian dari upaya memastikan dapur MBG memenuhi standar lingkungan dan kesehatan, sehingga program ini berjalan maksimal dan aman bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, langkah tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mendorong pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui keterlibatan aktif ini, DLHK Sulbar menegaskan perannya tidak hanya dalam pengawasan lingkungan, tetapi juga sebagai mitra teknis yang membantu dapur MBG memenuhi standar, termasuk dalam proses mendapatkan sertifikasi.
Diharapkan, hasil rapat koordinasi ini dapat mempercepat penyelesaian IPAL di seluruh SPPG, sehingga dapur MBG dapat segera mengantongi sertifikat dan kembali beroperasi optimal dalam melayani kebutuhan gizi masyarakat di Sulbar. (*)






