Pemkab Mamuju Gelontorkan Rp1,4 Miliar untuk Seragam Siswa Kurang Mampu

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Pemkab Mamuju menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Kembali Bersekolah dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,4 miliar untuk bantuan seragam sekolah bagi Anak Tidak Sekolah (ATS).

Bantuan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan angka putus sekolah, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Mamuju.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri peluncuran gerakan tersebut di Ruang Andi Depu, Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Sabtu, 2 Mei 2026.

Menurut Sutinah, faktor ekonomi masih menjadi penyebab utama anak-anak di Sulawesi Barat, termasuk di Mamuju, tidak dapat melanjutkan pendidikan.

“Kami sangat mendukung kegiatan Bapak Gubernur. Kita tahu memang masih ada beberapa anak kita yang tidak bersekolah karena berbagai faktor, salah satunya adalah masalah ekonomi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemkab Mamuju telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,4 miliar khusus untuk pengadaan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu sebagai upaya meringankan beban orang tua.

“Tahun ini Pemerintah Kabupaten Mamuju menganggarkan sekitar 1,4 miliar rupiah untuk pengadaan baju sekolah bagi anak-anak kita yang kurang mampu. Ini adalah salah satu cara kita menjaga agar anak-anak tidak putus sekolah,” tegasnya.

Sutinah berharap bantuan tersebut dapat menghilangkan hambatan ekonomi yang sering menjadi alasan anak-anak tidak melanjutkan sekolah.

“Kami mencoba mengakomodir keinginan mereka dengan menyiapkan seragam, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak bersekolah,” katanya.

Pemkab Mamuju menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan program pemerintah provinsi dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan serta mencetak sumber daya manusia yang lebih berkualitas di Sulawesi Barat. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.