Mamuju, Mesakada.com – Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi optimistis pelaksanaan UMKM Expo di Rumah Adat Mamuju mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Antusiasme pelaku usaha terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Sutinah mengungkapkan, ada 500 pelaku UMKM yang mendaftarkan diri mengikuti UMKM Expo. Namun keterbatasan kapasitas lokasi membuat belum seluruh pelaku usaha dapat difasilitasi untuk berjualan.
“Tadi laporannya teman-teman, kita sudah ada sekitar 500 UMKM yang mendaftar. Hanya mungkin belum semuanya bisa di sini karena keterbatasan tempat,” kata Sutinah.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima laporan mengenai hasil penjualan para pelaku UMKM pada hari pertama. Menurutnya, omzet yang diperoleh cukup menjanjikan meski kegiatan baru resmi dibuka.
“Tadi waktu saya ke sini, omzet mereka per harinya ada yang Rp1 juta, ada yang Rp500 ribu, ada juga yang Rp600 ribu per hari. Ini kan baru pertama, baru pembukaan,” ujarnya.
Sutinah berharap jumlah pengunjung akan terus meningkat pada hari-hari berikutnya sehingga berdampak pada kenaikan pendapatan para pelaku usaha.
“Harapannya besok omzetnya bisa meningkat, bahkan setelah itu bisa mencapai Rp2 juta per hari,” tambahnya.
Menurut Sutinah, penyelenggaraan UMKM Expo merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi Mamuju ke 486 tahun. Termasuk juga memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Ia berharap perputaran ekonomi yang tercipta selama kegiatan berlangsung dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Harapannya perputaran ekonomi bisa semakin baik dan mampu mencerahkan ekonomi masyarakat lewat UMKM,” tutupnya. (ajs)






