Mamuju, Mesakada.com – Suasana Ramadan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Mamuju terasa semakin khidmat dan bermakna melalui pelaksanaan kegiatan pesantren kilat yang diikuti seluruh warga binaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan, sekaligus membentuk karakter religius para anak binaan.
Pesantren kilat yang digelar di Masjid Al Inabah LPKA Mamuju tersebut dibagi ke dalam lima kelompok. Setiap kelompok didampingi pengasuh atau pendamping yang membimbing secara intensif seluruh rangkaian kegiatan.
Pembagian ini dilakukan agar proses pembinaan berjalan lebih efektif dan mampu menjangkau seluruh peserta secara optimal.
Rangkaian kegiatan meliputi setor hafalan Al-Qur’an, tadarus bersama, pelaksanaan salat Dhuha berjamaah, serta pemberian materi dasar keislaman.
Dalam suasana yang khusyuk dan penuh kekeluargaan, para warga binaan tampak aktif mengikuti setiap sesi dan menunjukkan kesungguhan dalam memperdalam pemahaman agama.
Kegiatan tersebut didampingi langsung Kepala Seksi Pembinaan, Arham, bersama staf pembinaan dan peserta magang yang turut mendukung kelancaran acara.
Para pendamping tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga menjadi motivator yang memberikan dorongan moral dan semangat kepada anak binaan.
“Pesantren kilat ini bukan sekadar kegiatan rutin di bulan Ramadhan, tetapi menjadi momentum pembinaan karakter dan spiritual bagi anak binaan. Kami ingin menanamkan nilai keimanan, kedisiplinan, serta membangun kesadaran untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Arham, Kasi Pembinaan.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai Ramadan diharapkan tidak berhenti pada rutinitas ibadah semata, tetapi benar-benar tertanam dalam hati dan tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Semangat yang ditunjukkan warga binaan menjadi bukti bahwa di balik keterbatasan, selalu ada ruang untuk memperbaiki diri, menata masa depan, dan menebar cahaya kebaikan. (*)





