Mamuju, Mesakada.com — Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) XXXIII Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Sulbar menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I. Musda tersebut menjadi momentum untuk menuntaskan konsolidasi organisasi SOKSI Sulbar setelah sebelumnya kepengurusan beberapa kali ditunjuk melalui pelaksana tugas (Plt).
Musda I Depidar XXXIII SOKSI Sulbar itu digelar di Ballroom Matos Mall and Convention Mamuju, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan musda juga dihadiri langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI, Mukhamad Misbakhun.
“Kita sudah berkali-kali mem-Plt-kan dan ini bagian dari upaya untuk menuntaskan konsolidasi itu dalam bentuk Musda,” kata Misbakhun.
Ia berharap melalui Musda tersebut, SOKSI Sulbar memiliki kepengurusan yang solid sehingga dapat menjalankan konsolidasi organisasi secara lebih optimal. Menurutnya, SOKSI yang terkonsolidasi dengan baik juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan Partai Golkar di Sulbar, khususnya menghadapi agenda politik ke depan.
Misbakhun menyebut kepemimpinan Samsul Mahmud, yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Sulbar dan Bupati Polewali Mandar, menjadi energi baru dalam proses konsolidasi tersebut.
“Saya yakin kualitas Samsul Mahmud, tokoh politik, tokoh muda, tapi memegang wilayah paling besar di Sulbar dan ketua DPD Golkar juga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Sulbar Samsul Mahmud menyambut pelaksanaan Musda I SOKSI Sulbar tersebut. Ia menilai kehadiran langsung Ketua Umum Depinas SOKSI bersama jajaran pengurus menjadi energi baru bagi konsolidasi organisasi di Sulbar.
“Ini Musda SOKSI pertama di Sulbar. Saya sangat yakin dengan Musda yang dihadiri ketum sendiri beserta jajarannya, tentu ini menjadi energi baru bagi Partai Golkar di Sulbar,” kata Samsul.
Ia berharap Musda tersebut dapat memperkuat konsolidasi SOKSI sekaligus memperkuat mesin politik Golkar di Sulbar. Samsul juga optimistis konsolidasi yang semakin solid dapat mendukung target Golkar untuk merebut kembali kursi DPR RI dari Dapil Sulbar pada Pemilu 2029.
“Insya Allah selama dua periode pemilu Golkar tidak pernah dapat DPR RI. Insya Allah setelah Musda ini saya yakin dengan konsolidasi yang baik, saya yakin Golkar bisa mendudukkan anggota DPR RI satu di tahun 2029,” pungkasnya. (*)






