Pasangkayu, Mesakada.com — Dua pemuda di Pasangkayu mengalami luka-luka setelah sepeda motor Suzuki Smash yang mereka kendarai menabrak seekor sapi di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Sibala, Desa Bambaira, Kecamatan Bambaira. Keduanya pun mendapat perawatan di fasilitas Kesehatan.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 00.30 WITA, saat sepeda motor tanpa nomor polisi yang dikendarai Lel. Andre (22) dengan membonceng Lel. Herdi (19) melaju dari arah utara menuju selatan, dari Desa Bambapua menuju Desa Tampaure.
Saat melintas di lokasi yang gelap, sepeda motor diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Kendaraan tersebut diketahui tidak memiliki rem dan lampu utamanya dalam kondisi redup, sehingga pengendara diduga kesulitan melihat sapi yang berada di tengah badan jalan.
Benturan tak terhindarkan. Motor menabrak sapi hingga Andre dan Herdi terjatuh ke badan jalan. Andre mengalami benjol pada kepala sebelah kiri, mengeluarkan darah dari telinga, serta mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Sementara Herdi mengalami luka lecet pada siku kiri, bagian bawah mata kiri, bahu kiri dan kaki kiri.
Sepeda motor yang digunakan juga mengalami kerusakan berupa spedometer lepas, lampu utama lepas, batok kepala pecah dan spakbor depan lecet. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 ribu.
Dalam pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah pelanggaran kelengkapan berkendara. Andre diketahui tidak menggunakan helm, tidak memiliki SIM C dan tidak membawa STNK. Herdi yang merupakan penumpang juga tidak menggunakan helm.
Unit Gakkum Sat Lantas Polres Pasangkayu langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan penanganan di tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti dan membuat laporan polisi untuk proses lebih lanjut.
Kasatlantas Polres Pasangkayu, IPTU Karina Rara Ayu mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, khususnya ketika melintas pada malam hari.
“Pengendara harus memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, menggunakan lampu yang berfungsi baik, memakai helm serta memiliki kelengkapan berkendara,” imbau IPTU Karina Rara Ayu.
Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan, termasuk potensi keberadaan hewan ternak yang berkeliaran di badan jalan dan dapat muncul secara tiba-tiba.
Satlantas Polres Pasangkayu kembali mengingatkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama setiap kali berkendara di jalan raya. (*)





