Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, menegaskan penyediaan listrik yang andal menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Pulau Karampuang.
“Ketersediaan energi listrik yang andal adalah fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami di Dinas ESDM Sulbar fokus menangani persoalan kelistrikan di Karampuang. Melalui forum RDTR ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh rencana pengembangan, baik penambahan kapasitas PLTS maupun pembangunan jaringan dari PLN, benar-benar terintegrasi dalam tata ruang sehingga implementasinya di lapangan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Bujaeramy.
Ia juga meminta pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran listrik di Pulau Karampuang. Menurutnya, keterbatasan fiskal Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjadi kendala dalam membangun infrastruktur kelistrikan secara mandiri sehingga dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami meminta kepada pemerintah pusat untuk bersama-sama melakukan evaluasi penyaluran listrik di Pulau Karampuang. Perlu ada kajian komprehensif mengenai sistem kelistrikan di sini, mulai dari aspek teknis, kelembagaan, hingga pendanaan, agar solusi yang dihasilkan benar-benar berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Apalagi kami menyadari kondisi fiskal Pemprov Sulbar yang minim, sehingga dukungan dari pemerintah pusat melalui program-program strategis nasional sangat kami harapkan untuk mewujudkan jaringan listrik yang handal di kawasan ini,” pungkasnya. (*)





