Kepala Disdikpora Mamuju Tekankan Pendidikan Agama Islam Mesti Prioritas

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju, Khatmah Ahmad menghadiri kegiatan Silaturahmi Akbar dan Pengukuhan Pengurus Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) tingkat kabupaten Mamuju di Aula Masjid Raya Suada Mamuju, Sabtu (23/5/2026).

Dalam sambutannya, Khatmah menegaskan AGPAII memiliki banyak pekerjaan rumah di tengah tantangan dunia pendidikan saat ini, terutama maraknya kenakalan remaja, narkoba, tawuran hingga pengaruh negatif digitalisasi terhadap siswa.

Menurutnya, guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda dan tidak bisa disamakan dengan mata pelajaran lainnya.

“Pendidikan Agama Islam adalah yang terdepan dalam membentuk karakter dan menentukan seperti apa generasi kita di masa depan,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut dipicu kurangnya pendidikan agama bagi anak didik, ditambah pengaruh gadget dan perkembangan digitalisasi yang semakin sulit dikendalikan.

Khatmah juga menyinggung belum optimalnya pemblokiran permainan digital yang dinilai berdampak buruk terhadap anak-anak, meski hal itu telah berulang kali disampaikan Kementerian Pendidikan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Itu artinya kembali menjadi PR kita semua bagi tenaga pendidik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti kondisi guru saat ini yang dinilai mulai kehilangan jati diri sebagai pendidik karena kekhawatiran berbenturan dengan orang tua siswa maupun aparat hukum.

“Hari ini yang kita dambakan adalah tenaga pendidik seperti 10 atau 20 tahun lalu muncul lagi di permukaan. Bukan takut dengan siapa pun, tapi bagaimana mendidik siswa agar cerdas bukan hanya dari nilai rapor, tetapi juga moral dan akhlaknya,” ungkapnya.

Ia menyebut masih banyak siswa tingkat sekolah menengah yang belum lancar mengaji. Karena itu, peran guru agama dinilai sangat penting dalam menanamkan moral dan literasi Al-Qur’an sejak dini.

Khatmah berharap AGPAII dapat menjadi wadah peningkatan kapasitas guru agama Islam melalui diskusi, kolaborasi, serta berbagi inovasi pembelajaran antarwilayah di Kabupaten Mamuju.

Menurutnya, pertukaran metode pembelajaran antar kecamatan dapat memperkuat kualitas pendidikan agama Islam di sekolah, termasuk melalui penerapan Kurikulum Pembelajaran Mendalam agar siswa lebih aktif dalam mencari dan mengembangkan pengetahuan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.