Harga TBS Sawit di Sulbar Juni 2026 Ditetapkan Rp 3.155 per Kg

oleh
ist

Mamuju, Mesakada.com – Pemprov Sulbar menetapkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra untuk periode Juni 2026 dengan kisaran Rp 2.394,77 hingga Rp 3.155,52 per kilogram.

Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Penetapan Indeks K dan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra se-Sulawesi Barat yang digelar di Aula Dinas Perkebunan Sulbar, Kamis (11/6/2026).

Dalam hasil rapat, harga terendah ditetapkan sebesar Rp 2.394,77 per kilogram untuk TBS dengan rendemen 16,25 persen. Sementara harga tertinggi mencapai Rp 3.155,52 per kilogram untuk rendemen 21,65 persen.

Harga tersebut mulai berlaku pada 12 Juni 2026 hingga penetapan harga periode berikutnya.

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar, Muh. Faizal Thamrin, mengatakan penetapan harga TBS dilakukan untuk memberikan kepastian harga yang adil bagi pekebun mitra sekaligus menjaga keberlangsungan industri kelapa sawit di Sulbar.

“Penetapan harga TBS harus dilakukan berdasarkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui forum ini, seluruh unsur dapat bersama-sama mengawal terciptanya harga yang mencerminkan kondisi industri kelapa sawit sekaligus memberikan kepastian bagi pekebun,” kata Faizal.

Menurutnya, harga TBS ditetapkan dengan mempertimbangkan sejumlah komponen, antara lain perkembangan harga Crude Palm Oil (CPO), harga Palm Kernel (PK), biaya operasional perusahaan, mutu TBS, serta kondisi pasar yang berlaku pada periode penetapan.

Rapat tersebut dihadiri perwakilan perusahaan kelapa sawit, asosiasi pekebun, pemerintah kabupaten, tenaga ahli bidang ekonomi, Ditreskrimsus Polda Sulbar, dan unsur mahasiswa.

Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan Disbun, Agustina Palimbong, menjelaskan proses penetapan harga dilakukan berdasarkan laporan operasional perusahaan, data produksi, harga penjualan produk turunan kelapa sawit, serta regulasi yang mengatur penetapan harga TBS pekebun mitra.

Ia berharap hasil penetapan harga tersebut dapat memberikan kepastian pendapatan bagi pekebun serta menjaga kemitraan yang sehat antara perusahaan dan petani kelapa sawit di Sulbar. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.