Gubernur Sulbar Sambut Tambang LTJ di Mamuju Asalkan Berpihak ke Rakyat 

oleh

Jakarta, Mesakada.com – Pemerintah pusat tengah mengembangkan potensi Rare Earth Element (REE) atau Logam Tanah Jarang (LTJ) yang saat ini menjadi incaran dunia. Pintu eksplorasi pun kian terbuka lebar. 

LTJ dibutuhkan untuk industri pertahanan, elektronik, hingga baterai kendaraan listrik. Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) rencananya akan menggarap pilot proyek hilirisasi LTJ di Mamuju. 

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) menekankan agar rencana tata kelola LTJ di Sulbar tetap mengedepankan aspek lingkungan, kepentingan masyarakat, serta kesejahteraan warga, khususnya masyarakat yang berada di sekitar wilayah pengelolaan.

“Pak Gubernur ingin memastikan bahwa rencana tata kelola LTJ nanti harus mengedepankan aspek lingkungan, kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Sulbar secara umum, khususnya kepentingan masyarakat sekitar wilayah yang dikelola,” kata Kepala Dinas EDDM Sulbar, Bujaeramy Hasan, Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan, proyek hilirisasi tersebut juga harus sejalan dengan tujuan strategis pembangunan Sulbar. Pemprov Sulbar menegaskan bahwa pengembangan industri LTJ wajib memperhatikan keselamatan lingkungan dan masyarakat secara menyeluruh.

Selain itu, hilirisasi LTJ diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah, mulai dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga penyerapan tenaga kerja lokal.

“Ketika kita berbicara tentang LTJ di Sulbar, maka kita harus berbicara tentang kepentingan nasional dan kepentingan Sulbar,” kata Bujaeramy.

Potensi LTJ di Sulbar disebut memiliki nilai strategis tinggi di tengah meningkatnya kebutuhan dunia terhadap bahan baku industri teknologi modern dan energi terbarukan. 

Karena itu, Pemprov Sulbar mendorong agar pengelolaan sumber daya tersebut dilakukan secara berkelanjutan, terukur, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat daerah. (rls)

No More Posts Available.

No more pages to load.