Mamuju, Mesakada.com — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menghadiri pelantikan pengurus yang dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-17 Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulbar, Minggu, 14 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur SDK mengungkapkan kekagumannya terhadap karakter masyarakat Pitu Ulunna Salu (PUS) yang dikenal kuat dalam nilai keagamaan, pendidikan, serta integritas. Menurutnya, sejak dahulu masyarakat PUS memiliki karakter religius dan menjunjung tinggi etika.
“Saya tahu betul masyarakat PUS, karena darah saya juga ada di sana. Nilai keagamaannya kuat. Orang-orang tua kita dulu selalu bepergian memakai songkok, bahkan merasa ada yang kurang kalau tidak memakainya,” ujar Suhardi Duka.
Selain religius, SDK menilai masyarakat PUS memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu. Keterbatasan, kata dia, tidak menjadi penghalang bagi generasi PUS untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya.
“Orang PUS itu kuat menuntut ilmu. Tidak harus tinggal di asrama, menumpang pun jadi. Karena itu banyak orang PUS yang menjadi guru, pejabat, bahkan pernah menjabat Kanwil Dikbud Sulsel. Gubernur pertama Sulbar, Anwar Adnan Saleh, juga berasal dari Aralle,” katanya.
SDK mengajak pelajar dan mahasiswa IPMAPUS untuk bangga menjadi bagian dari Pitu Ulunna Salu serta menjaga nilai kejujuran dan konsistensi dalam berprinsip.
“Orang PUS itu memegang kata-kata. Kalau sudah bilang iya, maka iya. Tidak pagi lain, sore lain. Pegang prinsip itu kalau ingin sukses,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, SDK juga mengingatkan agar organisasi dimaknai sebagai ruang pengabdian, bukan alat kepentingan pribadi.
“Banyak yang gagal karena tidak menghidupkan organisasinya, justru menjadikan organisasi sebagai alat. Kalau organisasi dihidupkan, maka ia akan dikenang dengan baik,” ujarnya.
Terkait pembangunan daerah, Gubernur Sulbar menyampaikan bahwa pemerintah provinsi terus bekerja maksimal meski dihadapkan pada keterbatasan kewenangan dan kebijakan yang belum sepenuhnya berpihak kepada daerah.
“Kita memang seperti kehilangan sebagian kewenangan, tapi bukan berarti berhenti. Kita tetap berupaya menangkap peluang melalui jejaring dan kolaborasi,” jelasnya.
Menutup sambutannya, SDK mengajak masyarakat Pitu Ulunna Salu, khususnya IPMAPUS, untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah.
“Masyarakat PUS di Sulbar persatuannya sangat baik. Jaga itu, dukung pemerintah, dan bangun kerja sama agar peluang pembangunan bisa kita tangkap dengan sebaik-baiknya,” tutup Suhardi Duka. (*)






