Gubernur Sulbar Dorong Bulan Mamase Masuk KEN, Siapkan Dukungan Anggaran 2027

oleh

Mamasa, Mesakada.com — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) mendorong agar event budaya Bulan Mamase yang digelar mulai 6 hingga 30 April 2026 segera didaftarkan ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN). 

Langkah ini dinilai penting untuk memperluas promosi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari kekayaan budaya daerah. 

Dalam sambutannya, SDK menegaskan bahwa budaya tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat jika dikelola dengan baik.

“Mamasa ini kuat sekali dengan budayanya. Di saat daerah lain mulai meninggalkan pakaian tradisional, masyarakat Mamasa tetap bangga menggunakan Sambuh. Ini kekuatan yang harus kita jaga sekaligus kita kembangkan,” kata SDK, saat membuka Event Bulan Mamase, di Lapangan Kondosapata, Mamasa, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah unsur budaya seperti tarian tradisional memiliki nilai jual tinggi apabila dikemas secara menarik dan dipentaskan di berbagai daerah. Menurutnya, pertunjukan budaya Mamasa bahkan berpotensi mendatangkan pendapatan signifikan jika tampil di tingkat nasional.

“Kalau tampil di Jakarta bisa bernilai hingga Rp10 juta, di tingkat provinsi juga bisa Rp5 juta. Artinya budaya ini punya nilai ekonomi yang nyata,” jelasnya.

Meski demikian, SDK mengingatkan bahwa tidak semua budaya harus dikomersialisasikan. Ada nilai-nilai yang tetap harus dijaga sebagai jati diri masyarakat.

“Tidak semua dijual. Ada yang memang harus kita simpan sebagai identitas. Tapi yang bisa ditampilkan, yang indah dan enak dipandang, itu bisa kita dorong menjadi bagian dari ekonomi kreatif,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi budaya terhadap perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai aslinya, agar tetap relevan dan diminati oleh masyarakat luas.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Sulbar akan menyiapkan anggaran pada tahun 2027 untuk mendukung pengembangan Bulan Mamase. Gubernur pun meminta pemerintah daerah segera menindaklanjuti proses pendaftaran ke KEN.

“Kita minta segera didaftarkan. Tahun depan kita bantu. Anggaran 2027 kita siapkan untuk kegiatan ini,” tegasnya.

Event Bulan Mamase yang berlangsung sepanjang April diharapkan menjadi momentum penguatan identitas budaya sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Mamasa, serta mendorong daerah tersebut masuk dalam kalender event nasional. (ajs)

No More Posts Available.

No more pages to load.