Mamuju, Mesakada.com — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) melepas 393 jemaah haji asal Kabupaten Mamuju yang akan berangkat ke Tanah Suci. Prosesi pelepasan berlangsung di Kompleks Rumah Adat Mamuju, Senin (27/4/2026).
Dalam sambutannya, SDK menegaskan bahwa ibadah haji bukan semata-mata soal kemampuan finansial, tetapi juga panggilan dari Allah SWT.
“Banyak orang kaya dan mampu, tapi tidak dipanggil untuk berhaji. Jadi haji bukan hanya soal mampu, tapi bagian dari hidayah,” ujarnya.
Ia juga menyebut, tidak sedikit jemaah yang hidup sederhana namun tetap mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji karena panggilan tersebut.
“Walaupun hidup sederhana, bahkan pas-pasan, kalau sudah dipanggil, pasti bisa berangkat haji,” tambahnya.
Selain itu, ia mengingatkan para jemaah untuk tetap berpegang pada pedoman manasik haji yang telah dipelajari sebelum keberangkatan.
“Silakan mengambil pelajaran dari berbagai sumber, tapi yang menjadi pedoman utama adalah hasil dari manasik haji,” jelasnya.
Gubernur yang akrab disapa SDK itu juga
berpesan agar seluruh jemaah menjaga kondisi fisik dan emosional selama berada di Tanah Suci, mengingat perbedaan cuaca dan situasi dengan daerah asal.
“Jaga kesehatan dan kendalikan emosi, jangan mudah tersinggung,” pesannya.
Di akhir sambutan, SDK mendoakan seluruh jemaah agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air.
“Saya mendoakan bapak dan ibu semua berangkat dengan selamat dan kembali dengan selamat, serta dapat berkumpul kembali dengan keluarga,” tutupnya. (rls)






