Gubernur SDK Ingin Generasi Muda Sulbar Jadi Pengusaha, Bukan ASN

oleh

Mamuju, Mesakada.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menegaskan pentingnya perubahan pola pikir generasi muda, khususnya kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), agar tidak lagi terpaku pada cita-cita menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Pesan itu disampaikan saat menghadiri Halalbihalal dan peringatan Harlah ke-66 PMII di Waterpark Maleo, Mamuju, Selasa (2/4/2026).

Menurutnya, orientasi menjadi ASN sudah saatnya ditinggalkan dan diganti dengan semangat kewirausahaan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Sekarang ini raih mimpimu untuk bisa menangkap peluang apa pun. Jadi pengusaha itu yang lebih bagus. Anda jadi entrepreneur, manfaatkan kemampuanmu sebagai sarjana, sebagai orang terdidik,” tegasnya.

Suhardi menilai, kemajuan teknologi telah membuka peluang usaha yang sangat luas. Bahkan, kata dia, bisnis dapat dijalankan tanpa harus memiliki toko fisik.

“Dengan kita memiliki HP, kita sudah bisa menjual di mana-mana, bahkan sampai ke luar negeri,” ujarnya.

Ia pun mendorong kader PMII untuk berani mengambil risiko dan memanfaatkan peluang yang ada, terutama di era digital saat ini.

Di sisi lain, Ketua Ikatan Alumni PMII Sulbar itu mengingatkan agar kader tetap memegang nilai-nilai perjuangan organisasi serta menjaga sikap optimistis.

“Optimislah terus, berdoa, dan jangan lupa platform perjuangan yaitu Ahlussunnah Wal Jamaah,” katanya.

Suhardi juga menekankan pentingnya sikap objektif dalam melihat pemerintah. Ia meminta kader tidak ragu memberikan dukungan terhadap kebijakan yang baik, namun tetap kritis jika terdapat hal yang tidak berjalan semestinya.

“Kalau dia baik, berikan support. Kita harus objektif. Kalau dia jelek, kritik dia. Demo dia kalau perlu. Itulah perjuangan kita,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk upaya memastikan tidak ada anak yang kelaparan melalui berbagai program pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemasaran produk masyarakat hingga ke desa melalui pembentukan koperasi Merah Putih sebagai penguatan ekonomi lokal. (ajs)

No More Posts Available.

No more pages to load.