Mamuju, Mesakada.com – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) mengaku terkejut dengan capaian Kabupaten Mamasa yang berhasil meraih peringkat kedua pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XI Tingkat Sulbar 2026.
Hal itu disampaikan SDK saat memberikan sambutan pada penutupan MTQ XI Sulbar, di Aula Masjid Suada Mamuju, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, selama ini pusat perkembangan ulama, wali, dan pesantren di Sulbar lebih banyak berada di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), lalu menyebar ke kabupaten lain seperti Majene, Mamuju, Mamuju Tengah (Mateng), Mamasa dan Pasangkayu.
“Di Sulawesi Barat ini, ulama, wali, pesantren itu ada di Polman. Kemudian turun ke Majene, terus ke Mamuju,” ujarnya.
Karena itu, ia mengaku hampir tidak menyangka ketika melihat perolehan nilai Kabupaten Mamasa yang mampu bersaing hingga berada di posisi kedua.
“Saya hampir kaget malam ini kalau tiba-tiba Kabupaten Mamasa jadi juara umum. Untung masih Kabupaten Polman yang menjadi juara umum, dan Kabupaten Mamasa menjadi juara kedua. Selamat Mamasa,” kata SDK.
Dengan nada bercanda, Gubernur kemudian mempertanyakan strategi yang dilakukan jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mamasa sehingga mampu mengantarkan daerah tersebut meraih prestasi membanggakan.
“Kok Mamasa bisa menjadi juara dua umum? Siapa Kandepnya Mamasa ini? Berarti Kandepnya jago. Mencari ke mana-mana qori dan qoriah,” ucapnya.
Pernyataan itu menjadi bentuk apresiasi atas peningkatan prestasi Kabupaten Mamasa pada ajang MTQ XI Sulbar 2026. Sementara itu, Kabupaten Polewali Mandar kembali mempertahankan dominasinya dengan keluar sebagai juara umum dan Majene berhasil mengambil posisi ketiga. (ajs)





