Mamuju, Mesakada.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) mengalokasikan sekitar Rp 155 miliar dari APBD Sulbar untuk mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Mamuju sepanjang 2026. Anggaran tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemprov terhadap percepatan pembangunan Mamuju.
SDK mengatakan, Pemprov Sulbar memiliki tanggung jawab membantu seluruh kabupaten di Sulbar, termasuk Mamuju yang menjadi pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Untuk tahun 2026, Kabupaten Mamuju, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengalokasikan kurang lebih Rp 155 miliar dengan berbagai program yang masuk di Kabupaten Mamuju,” kata SDK saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-486 Kabupaten Mamuju, di Kantor Bupati Mamuju, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, Mamuju memiliki posisi strategis sebagai ibu kota Sulbar sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan. Karena itu, pembangunan di Mamuju diharapkan memberikan efek berganda terhadap kemajuan seluruh kabupaten di Sulbar.
SDK menilai stabilitas ekonomi di Mamuju akan menciptakan iklim investasi yang sehat sehingga mampu membuka lebih banyak lapangan kerja, tidak hanya bagi warga Mamuju tetapi juga masyarakat dari daerah lain di Sulbar.
Ia juga mengungkapkan sejumlah capaian pembangunan di Mamuju. Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional telah mencapai 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta 86,49 persen sehingga Mamuju kembali meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Madya selama empat tahun berturut-turut.
Di sektor pelayanan usaha, program Jemput Bola UMKM berhasil menerbitkan 906 Nomor Induk Berusaha (NIB), melampaui target sebanyak 750 izin.
SDK berharap sinergi antara Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju terus diperkuat agar visi pembangunan “Mamuju Keren 2026” dapat tercapai dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat Sulbar. (*).







