Mamuju, Mesakada.com — Menghadapi musim mudik yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar melalui akun Instagram resminya membagikan sejumlah tips penting guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan.
Konten edukatif tersebut memuat lima poin utama yang menjadi perhatian bagi para pemudik. Pertama, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dengan memeriksa komponen penting seperti ban, rem, mesin, sistem kelistrikan, serta cairan kendaraan sebelum berangkat, guna menghindari gangguan teknis di tengah perjalanan.
Kedua, memastikan kondisi tubuh tetap sehat dan bugar. Masyarakat diimbau untuk beristirahat cukup sebelum berkendara, mengonsumsi makanan bergizi, serta tidak memaksakan diri mengemudi saat merasa kurang sehat agar konsentrasi tetap terjaga.
Ketiga, melengkapi administrasi diri dan kendaraan, seperti membawa KTP, Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta kartu berobat sebagai langkah antisipasi dalam situasi darurat.
Keempat, mematuhi aturan berlalu lintas dengan menghormati rambu-rambu, batas kecepatan, serta ketentuan lainnya demi mencegah potensi kecelakaan.
Kelima, beristirahat saat merasa lelah atau mengantuk. Pemudik disarankan memanfaatkan pos mudik Lebaran yang disediakan kepolisian di sepanjang jalur utama dan tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi kurang fit.
Selain itu, melalui akun Instagramnya, Ditlantas Polda Sulbar juga rutin mengunggah berbagai video edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Kepala Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, dalam keterangan terpisah menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya maksimal menjaga dan menjamin keselamatan masyarakat selama periode mudik.
“Di bulan Ramadan ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama dalam mewujudkan budaya selamat berkendara. Mulailah dari diri sendiri dengan selalu tertib berlalu lintas, mengenakan helm standar bagi pengendara sepeda motor, serta menerapkan perilaku aman di jalan raya setiap hari,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Upaya tersebut, lanjutnya, mencakup patroli rutin, pengaturan arus lalu lintas, kegiatan imbauan edukatif, hingga penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif selama Ramadan dan mudik Lebaran. (*)






